Saluran Air Pam Macet Warga Mengeluh

0newsTv.net

Warga Lorong Bunyu Jl Pramuka Mengeluh Air PDAM, Diminta Pemerintah Kota Dan Provinsi memperhatikan.

Tanjungpinang
Sejumlah Warga Lorong Bunyu Jalan pramuka Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau, mengeluh atas Distribusi pasokan Air PDAM yang kurang lebih beberapa Tahun Macet atau tidak Keluar

Hal itu membuat kecewa Warga Pasalnya, hingga kini belum ada solusi atau upaya kongkrit dari pihak pengembang untuk mengatasi masalah tersebut.

“Selain mengeluh kita juga kecewa ke pihak PDAM yang mana sudah bertahun tahun kita laporkan namun tidak pernah ada solusi atau di tanggapi sekalipun. Sementara soal tagihan lancar kita bayar sesuai tanggal, jika telat dikenain denda.”Ucap Warga kepada Media ini Sabtu 1/10/2022.

Atas kejadian tersebut meminta pihak pemerintah Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau agar memperhatikan dan memantau persoalan ini. karena menurut Warga sepertinya pihak PDAM tidak serius untuk menanggapinya

“Kami berharap pemerintah mendengar keluhan kami ini. Karena air sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari seperti buat kebutuhan mandi, dan keperluan lainnya masak, cuci piring dan mencuci baju.”Ucap Warga

Berdasarkan penjelasan Warga bahwa Untuk sekarang ini pasokan air sudah tidak ada lagi saat kran dinyalakan cuma angin yang keluar dengan harus menunggu sampai jam 3 malam baru keluar itupun tidak seberapa.

“tidak pernah merdekalah urusan air PDAM Kalau bisa jangan di pilah pilahlah, Lorong bunyu ini membutuhkan juga. Nah dengan keadaan begini terpaksa kami setiap harinya harus mengeluarkan uang untuk membeli air tangkian dan air galon.”Ucap Warga

Selain itu, Warga juga meminta krpada pihak PDAM dapat menjelaskan kenapa bisa begini sehingga tidak dirugikan dengan membayar setiap bulannya

“Kami minta Pihak PDAM dapat menjelaskan kejadian ini karena kami setiap bulan lancar membayarnya tanpa berkurang sekalipun padahal Air jarang keluar, malahan pembayaran semakin sungguh dahsyat untuk sekarang ini.”Pungkas Warga tegas

*PART I : BERITA INI MASIH BUTUH KONFIRMASI SELANJUTNYA*

(YD)